Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20200930-WA0668

 

Kupang (NTT) – sejumlah aktivis Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Rakyat Lembata (Amppera Kupang) mendatangi Kantor BPKP Perwakilan NTT di Kupang Rabu, (30/9/2020).

Kedatangan aktivis Amppera dan tiba dikantor BPKP Perwakilan NTT sekitar pkl 13.00 wita.

Aktivis Amppera Kupang mendesak Kepala BPKP perwakilan NTT untuk segera menyerahkan hasil audit kasus dugaan korupsi dalam mega proyek destinasi wisata Jembatan titian, kolam apung, restoran apung, pusat kuliner, dan fasilitas lainnya di pulau siput Awololong, Kabupaten Lembata, NTT yang disidik Polda NTT.

“Kami datang untuk mendesak BPKP Perwakilan NTT segera menyerahkan hasil audit BPKP atas kasus Jeti Apung Awololong yang mangkrak di kabupaten Lembata”, jelas Kordinator Amppera Emanuel Boli.

Di kantor BPKP NTT, aktivis Amppera diterima Sugeng, Tim auditor kasus Awololong.

Sugeng dihadapan aktivis Amppera mengaku dirinya turut serta ke Lembata bersama Tim Polda NTT untuk melakukan pemeriksaan fisik di pulau siput Awololong, bulan Agustus 2020 lalu.

“Hasil audit BPKP terhadap kasus dugaan korupsi Awololong sangat menentukan progres hukum penyidik tindak pidana korupsi yang saat ini ditangani Polda NTT dalam menetapkan tersangka.

Polda NTT beralasan belum menetapkan tersangka kasus Awololong karena BPKP belum menyerahkan hasil audit ke penyidik. Olehnya kami ke BPKP dan mendesak untuk segera tuntaskan proses audit dan diserahkan hasilnya ke Polda NTT”, ungkap Emanuel Boli.

Sejauh mana progres audit kasus Awololong? Sugeng menurut Eman menjelaskan “proses audit dilakukan sejak penyidikan. BPKP melakukan proses audit sesuai SOP (Standar Operasional Prosedural).

Kitakan sifatnya membantu penyidik, apapun hasilnya nanti ditanyakan ke penyidik. Untuk sementara masih berproses. Kita terus koordinasi dengan penyidik Polda NTT”, tutur Sugeng yang ditirukan Emanuel Boli.

Aktivis Amppera Elfridus Leirua Rivani Sableku menanyakan apa kasus Awololong ada kerugian atau tidak? Kata Sugeng, untuk sementara masih berproses, jelasnya.

“Kami secara penuh mendukung BPKP dalam mengaudit kerugian negara sesuai dengan wewenangnya untuk membuktikan dugaan kerugian negara dalam dugaan korupsi proyek Awololong,” jelas Elfridus.

Elfridus berharap, BPKP bekerja secara profesional tanpa tekanan dari pihak atau kelompok manapun dalam melakukan audit kerugian negara secara nyata dan pasti.

“Kami akan terus melakukan koordinasi bersama lembaga-lembaga terkait untuk mendukung dan mengawal jalannya proses hukum hingga kasus ini menjadi terang benderang.

Apabila BPKP lamban dalam menyerahkan hasil audit kasus Awololong, maka Amppera akan melakukan konsolidasi besaran-besaran untuk melakukan aksi demonstrasi di kantor BPKP perwakilan NTT”, tambah Elfridus.

Sebelumnya diberitakan, AKP Budi Guna Putra, S.I.K selaku penyidik melalui pesan singkat WhatsApp menjelaskan Penyidik Tipidkor Polda NTT profesional dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi Awololong.

Untuk diketahui, proyek Awololong yang menghabiskan keuangan negara sekitar Rp 5.542.580.890.- (lima milyar lima ratus empat puluh dua juta delapan ratus Sembilan puluh) atau sekitar 85% tapi realisasi fisik proyeknya 0% terus mendapat perhatian luas publik Lembata, perkara tersebut telah dinaikan status dari penyelidikan ke penyidikan sejak tanggal 20 Mei 2020 oleh penyidik Polda NTT.

Penyidik Tipidkor Polda NTT telah melakukan pemeriksaan 31 saksi secara pro justicia di Kabupaten Lembata pada tanggal 11 sampai dengan 22 Agustus 2020, penyidik juga telah menyita 2 (dua) box barang bukti yang diamankan di ruang Subdit 3 Tipidkor Polda NTT dan telah diperlihatkan kepada sejumlah aktivis Amppera dan Front Mata Mera pada tanggal 28 Agustus 2020 lalu.

Berdasar SP2HP kedua yang diterbitkan penyidik Polda NTT yang diterima Amppera, penyidik telah melakukan pendampingan terhadap tim auditor BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Provinsi NTT untuk melakukan proses audit kerugian keuangan negara terhadap konsultan perencanaan teknis dan konsultan pengawasan teknis di ruang Subdit 3 Tipidkor Polda NTT.(*)

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Menjelang Keputusan Kasus Jiwasraya, Para Pemegang Polis Mendatangi PN Jakarta Pusat

Jum, 23 Okt 2020 06:06:32pm

Menjelang,- Keputusan kasus Jiwasraya para pemegang polis Wana Artha mendatangi PN Jakarta Pusat untuk mendengarkan Pledoi dari Benny Tjokro dan...

Loyalis PSHT Berbondong Bondong Datangi Polres Pertanyakan Kasus Penganiayaan yang Menimpa Anggotanya

Jum, 23 Okt 2020 03:03:39pm

Berita Istana Ngawi, - Jumat 22/10/20 sekitar pukul 09.00 Wib, ratusan loyalis organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate mendatangi...

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago

Jum, 23 Okt 2020 09:48:41am

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago Sumber Berita Istana Rabu 21 Oktober 2020...

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago

Kam, 22 Okt 2020 09:41:08pm

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago Sumber Berita Istana Rabu 22 Oktober 2020 Penulis...

Ketua Darmawanita Memberikan Bantuan Kepada TK Putra IV

Kam, 22 Okt 2020 07:13:50pm

Magelang,-Ketua Darmawanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan berupa 35 buah Face Shiel dan Dua Botol...

Resmikan Pasar Benteng Pancasila, LaNyalla Ingatkan Pentingnya Teknologi Digital di Era New Normal

Kam, 22 Okt 2020 05:20:10pm

MOJOKERTO-Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, saat ini dunia memasuki cara hidup yang berbeda, atau yang dikenal dengan istilah...

DEPOK- Relawan Pasti Deklarasi Dukung Pradi – Afifah Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok

Kam, 22 Okt 2020 05:05:40pm

DEPOK- Relawan Pasti Deklarasi Dukung Pradi – Afifah Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok DEPOK – Pemerintah kota Depok saat cukup baik,...

PMII Banten Minta Institusi DPRD Secara Resmi Menolak UU Cipta Kerja (Omnibus law)

Rab, 21 Okt 2020 09:18:43pm

  PMII Banten Minta Institusi DPRD Secara Resmi Menolak UU Cipta Kerja (Omnibus...

Puluhan Pengendara Terjaring Razia Yustisi Covid-19 Di Aceh Timur

Rab, 21 Okt 2020 08:41:51pm

  Aceh Timur -- Puluhan pengendara sepeda motor dan mobil terjaring razia digelar Tim Peucrok Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19...

Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba Gelombang Kedua Berakhir

Rab, 21 Okt 2020 07:30:40pm

Rabu, 21 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Sosialisasi pencegahan bahaya narkoba gelombang kedua dengan tema " Asistensi Pembentukan...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas