Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20200924-WA0483

Kamis 24 Sep 2020 diterbitkan oleh Berita istana Ngawi

Berita istana Ngawi, pemerintah lewat kementrian Koperasi dan UMKM dimasa pandemi ini menggelontorkan bantuan permodalan untuk pelaku usaha atau UMKM usaha mikro kecil menengah dengan harapan usaha masyarakat yang terseok akibat pandemi Covid 19 atau Corona ini bisa tertolong sehingga bisa melanjutkan usahanya, namun bantuan sosial produktif usaha mikro atau BPUM sebesar 2,4 juta Rupiah per orang pelaku usaha ini pada prakteknya disinyalir banyak terjadi carut-marut hingga tidak tepat sasaran,tidak transparant dan diduga banyak terjadi praktek koncoisme.

Diperparah dari minimnya sosialisasi, hingga data penerima yang tidak boleh dilihat. Pun diduga ada oknum istri dinas yang menerima bantuan.

Harsono kadin koperasi UMKM Ngawi

Sekdin dinas Koperasi dan UMKM Didik ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Kamis 24/9/20 terlihat enggan menjawab, “saya tidak tahu-menahu, hasil rapat juga lupa, ” ketus Didik singkat sambil memfoto awak media tanpa dijelaskan peruntukanya.

Harsoyo kadin koporasi dan UMKM saat yang sama ketika berhasil ditemui dikantornya dengan nada sedikit meninggi memaparkan bahwa semua yang memverifikasi kementrian pusat, dinas cuma mengirimkan data, ” yang tidak boleh menerima bantuan antara lain, PNS, perangkat, dsb, punya tabungan lebih 2 juta, punya pinjaman bank pemerintah, umur belum 17 tahun, dalam Satu KK tidak boleh ada yang berNIP PNS. ” ungkap Harsoyo dan harus jelas punya usaha.

Kepala dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Ngawi Jawa-timur itu juga tidak mau memperlihatkan data penerima BPUM walau data itu ada ditanganya, ” data ini RHS, ini saja saya ngoyok dari BANK kok. Kalau ada nama istri ASN Koperasi ya tidak tahu, kan saya tidak ngecek satu persatu, itu nanti akan dipertanggungjawabkan di Aqerat, dan tak pikir gak berani, ” dalihnya.

Hasil penelusuran tim dari data yang berhasil diperoleh secara gerilya, ada penerima bantuan yang ternyata tidak memiliki usaha,misalnya dengan no urut 763,764,…, dan banyak tidak ada keterangan jenis usahanya, diketemukan juga usaha petani, tani,yang Jelas bukan termasuk golongan UMKM, usaha diisi alamatnya, dan keterangan lain yang tidak jelas, padahal menurut Harsoyo Kabupaten Ngawi sudah mencairkan sekitar 13 ribu orang yang saat ini memasuki tahap bantuan ke 3. (Bd)

Editor : Umy

Share this :

Baja Juga

News Feed

P3S: Kelompok Kehabisan Amunisi Politik Ingin Jokowi Tiga Periode

Ming, 20 Jun 2021 07:50:34pm

    Jakarta- Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie angkat bicara terkait langkah Direktur Eksekutif Indo...

Direktur dan Komisaris PT. BERITA ISTANA NEGARA Mengutuk Keras Terhadap Pelaku yang Menghabisi Nyawa Wartawan

Ming, 20 Jun 2021 07:39:31am

  JAKARTA,-Direktur PT. BERITA ISTANA NEGARA sekaligus pemilik Berita Istana.id BeritaIstana. Com BeritaIstana.TV dan Pewartadesa.com Warsito...

Segenap Pimpinan Redaksi dan Wartawan BERITA ISTANA Mengucapkan Belasungkawa Atas Kekerasan Terhadap Pimred Laser News Today

Sab, 19 Jun 2021 11:49:59pm

JAKARTA,-Segenap pimpinan redaksi dan wartawan BERITAistana.id mengucapkan bela sungkawa tanda turut berduka cita yang sedalam dalamnya, atas...

Tinjau Bangkalan Bareng Panglima TNI, Kapolri Paparkan Langkah Selamatkan Warga dari Risiko Covid-19

Sab, 19 Jun 2021 10:26:43pm

  BANGKALAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau...

Bicara Tentang Kerusakan Hutan, Ketua Komisi IV DPR RI Arahkan Jari Telunjuk ke Kantor KLHK

Sab, 19 Jun 2021 10:08:58pm

  MALANG,__: Dalam acara rapat kerja bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada Kamis (17/06/2021) kemarin, Ketua Komisi IV DPR RI...

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media

Sab, 19 Jun 2021 06:04:15pm

  Jakarta - Beritaistana.id Mara Salem Harahap, wartawan yang juga pimpinan redaksi media online lassernewstoday.com, tewas ditembak orang tak...

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media

Sab, 19 Jun 2021 05:24:33pm

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media Jakarta - Mara Salem Harahap, wartawan yang juga pimpinan...

Polres Klaten Beri Penghargaan Kepada Anggota Berprestasi

Jum, 18 Jun 2021 08:03:56pm

  Klaten - Beritaistana.id Upacara apel jajaran Polres Klaten dalam pemberian penghargaan kepada anggotanya yang berprestasi dilaksanakan di...

Debit Air Sungai Meluap Mengakibatkan Jebolnya Jembatan Lenggoksono, Masyarakat Harus Menyadari Ulah-Ulah Oknum Perusak Hutan

Kam, 17 Jun 2021 10:22:22pm

Malang - _(beritaistana.id)_; Hujan deras yang mengguyur Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo pada Rabu (16/06/2021) malam mengakibatkan ambruknya...

Hati-hati Menggunakan Kendaraan Hasil Tindak Pidana, Polri Siap Blokir

Kam, 17 Jun 2021 07:18:11am

Hati-hati Menggunakan Kendaraan Hasil Tindak Pidana, Polri Siap Blokir Purbalingga - Beritaistana.id 16 Juni 2021. Operasi Yustisi merupakan operasi...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas