Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20201017-WA0453

 

Kupang (NTT) – Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, nasib 37 kepala keluarga warga Besipae yang rumahnya dibongkar oleh Pemda Propinsi NTT pada Agustus 2020 mengalami nasib yang tidak beruntung. Jumat, 16 Oktober 2020 ibu-ibu dipukul oleh warga desa Pollo dan rumah Frans Sae dibakar.

Warga Besipae desa Linamnutu Daud Selan saat dikonfirmasi Jumat, (17/10/2020) di Kupang membenarkan rumah Frans Sae terbakar sesaat setalah rombongan pak Kapolda NTT tinggalkan lokasi Besipae.

“Benar rumah Frans Sae di Besipae terbakar, istri dan anak tinggal pakayan dibadan, perabotan dan surat-surat luder terbakar. Rumah terbakar setelah pak Kapolda NTT dan rombongan tinggalkan lokasi Besipae”, jelas Daud.

Sumber media ini menyebutkan Jumat, tanggal 16 Oktober 2020 rombongan Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif dan rombongan berkunjung ke Besipae bertemu dengan masyarakat Besipae dilokasi. Kapolda NTT bertemu dengan korban ditenda korban dan bertemu dengan warga lain di Loppo Besipae. Dalam pertemuan tersebut Kapolda NTT berharap agar warga menjaga situasi yang kondusif di Besipae. Kapolda NTT juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Besipae dari konflik horizontal.

Setelah bubarnya Kapolda NTT dan rombongan, beberapa puluh menit kemudian Ibu-ibu Besipae diserang Ibu-ibu dari desa Pollo, bukan hanya pemukulan, tapi juga rumah milik warga Besipae Frans Sae terbakar.

Rincian korban kekerasan Maria Sae dipukul dan ditendang. Anida Manisa ibu hamil 8 bulan dipukul dan ditarik. Yori Seu ditarik dari bangku kemudian dipukul dan di injak. Ribka Banamtuan dipukul.

Rumah Frans Sae terbakar setelah warga Besipae dipukul mundur dari lokasi, hanya warga dari luar, TNI dan Polri yang masih ada dilokasi dan beberapa ibu-ibu warga Besipae. Setelah warga Besipae kembali ke lokasi, rumah Frans Sae sudah rata dengan tanah karena terbakar. Barang dalam rumah diantaranya Peralatan Bengkel, Kompresor, Dokumen KTP istri, SIM milik Frans. Perabotan rumah tangga. Uang Tunai, 7 juta dari koperasi Komida, pinjam BRI 10 Juta, tabungan 1 juta, uang ansuran motor untuk 2 bulan (1,5juta), 3 unit speaker dan 1 Ampli dan stavol.

Korban Frans Sae beserta istrinya Yanti Mariana Nuban bersama anaknya; Frengki Sae, Derfen Sae, Intan Sae, Juandi Sae hanya memiliki pakaian di badan saja.

Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Aryasandy, SIK menegaskan, tidak ada penyerangan dan pembakaran yang terjadi hari ini di kampung Pubabu, Besipae, Kecamatan Amnuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

Tidak ada penyerangan dan kebakaran. Yang ada kebakaran, mungkin akibat puntung rokok, karena pada saat kejadian tidak ada masyarakat yang di lokasi, yang ada di sekitar lokasi hanya aparat,” sebut Kapolres Aria Sandy seperti dikutip SelatanIndonesia.com Jumat (16/10/2020).

Kapolres Aria menyebutkan, aparat keamanan yang bertugas di Besipae terdiri dari 20 personil Polri dan 50 anggota TNI serta petugas Sat Pol PP Provinsi NTT. “Hari ini tidak ada penyerangan dari warga,” tegas Kapolres Aria. Ia menambahkan, pihaknya tetap menempatkan anggotanya di Besipae selama 24 jam untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi – Maruf Amin, Wajah Baru Indonesia, Wajah Rakyat Bahagia

Ming, 18 Okt 2020 01:59:45am

JAKARTA ,- Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, menyampaikan keterangan pers dalam Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi – Maruf Amin. Sabtu...

TAMPILNYA GIBRAN Demi Memakmurkan Rakyat Bukan Untuk Diri Sendiri

Sab, 17 Okt 2020 09:07:32pm

SOLO,-Tercatat dalam sejarah bahwa Nusantara sejak zaman kerajaan Sriwijaya sudah disegani banyak kerajaan di dunia karena kemampuannya mengelola...

Peringati Wisuda Putra Sulung Husin Muchtar Pimpinan PT. MWM Adakan Syukuran

Sab, 17 Okt 2020 08:56:10pm

  Lampung Tengah - Husin Muchtar Pimpinan PT. Media Winata Mandiri (MWM) mengadakan syukuran kepada warga disekitar perumahannya bertempatan...

Rumah Frans Sae di Besipae Terbakar, Istri dan Anak Tinggal Pakayan Dibadan

Sab, 17 Okt 2020 08:47:53pm

  Kupang (NTT) - Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, nasib 37 kepala keluarga warga Besipae yang rumahnya dibongkar oleh Pemda Propinsi NTT pada...

Petani Pertama di Palas, Budidayakan Jamur Tiram Kini Mulai Menuai Hasil

Sab, 17 Okt 2020 01:42:32pm

Sabtu, 17 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Petani yang pertama membudidayakan Jamur Tiram asal Desa Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

Sab, 17 Okt 2020 05:14:57am

Sumber Berita Istana |Penulis Megy |Editor :Umy Sabtu 17/10/2020 Sound Syestem...

Jelang Pilkada Sragen, Bijaklah Bersosial Media

Sab, 17 Okt 2020 05:07:39am

Sumber Berita Istana : Penulis : Adiat Santoso / Editor : Umy Sabtu 17 /10/20 ...

Surat Edaran Stikering Plt Gubernur Aceh Dicabut Ada Apa

Jum, 16 Okt 2020 04:59:57pm

  Banda Aceh -- Masih belum hilang diingatan masyarakat Aceh program stickering BBM subsidi dengan menempelkan stiker yang bertuliskan...

Kunjungan Audensi DPD KNPI Diterima Kapolres Padang Lawas

Jum, 16 Okt 2020 04:52:43pm

  Jum'at, 16 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas, Kapolres AKBP Jarot YA.SIK di dampingi Wakapolres Kompol JW. Sijabat terima kunjungan...

Kiat Pembentukan Dan Penyuluhan Koperasi Serta UMKM Di Gelar Oleh PDIP Aceh

Jum, 16 Okt 2020 09:04:59am

  Banda Aceh -- PDI Perjuangan Aceh Menggelar Pembentukan Dan Penyuluhan Koperasi Dan UMKM yang di dampingi oleh Dinas Koperasi dan UKM Aceh...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas