Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20200625-WA0459

Cek Penutupan PPDB, Ganjar Temukan 13.834 SKD, 1.007 Diantaranya Mengundurkan Diri

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali sidak ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Kamis (25/6). Sidak dilakukan sesaat setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Jawa Tengah resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB.

Berbagai hal dicek Ganjar dengan teliti. Salah satu yang mencolok adalah, banyaknya penggunaan Surat Keterangan Domisili (SKD) pada proses PPDB Jateng 2020.

Tercatat, ada 13.834 calon siswa yang menggunakan SKD. Dari jumlah itu, ada 1.007 calon siswa yang mencabut berkas SKD nya karena terindikasi Aspal (asli tapi palsu).

“Hari ini PPDB ditutup. Setiap hari memang saya pantau terus karena ada beberapa problem. Diantaranya SKD ini, hari ini kami temukan ada 13.834 calon siswa yang mendaftar pakai SKD. 1.007 diantaranya dia beralih, itu ada indikasi kemungkinan palsu,” kata Ganjar.

Banyaknya SKD tersebut membuat Ganjar terkejut. Ia meminta seluruh petugas untuk ketat dalam proses verifikasi dan validasi data.

“Soalnya saya kemarin sudah menemukan, saya telpon langsung orangnya dan mengakui bahwa itu salah. Maka saya minta, seluruh SKD itu dicek kebenarannya di lapangan,” tegasnya.

Mengecek moralitas ini lanjut dia memang tidak mudah. Selama proses PPDB berlangsung, banyak orang yang mencoba menekan dirinya hingga Wakil Gubernur Jateng.

“Tekanan luar biasa, sampai pak Wagub namanya dicatut. Alhamdulillah pak Wagub langsung mengklarifikasi. Maka kami mohon maaf, kalau yang selama ini nitip, marah-marah karena kami tidak bisa membantu, ini semata karena sistem yang memang terbuka dan publik bisa melihat pergerakannya,” tegasnya.

Setelah penutupan ini, nantinya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan memerintahkan cabang dinas dan kepala sekolah untuk verifikasi. Ia mengingatkan seluruh Kepala Sekolah tidak main-main dalam proses itu.

“Sampai hari ini checkingnya sudah ketat, dari Dinas ngecek dan sistemnya bagus. Nanti selebihnya mereka yang di sekolah untuk mengecek ulang. Saya ingatkan, kepala sekolah tidak boleh ada yang main-main. Kalau diketahui ada yang bermasalah, langsung coret,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri mengatakan, setelah penutupan maka pihaknya akan menggelar koordinasi dengan cabang dinas dan kepala sekolah. Tahapan selanjutnya adalah verifikasi fisik pada 1 hingga 8 Juli.

“Karena saat verifikasi ini siswa atau orang tua siswa harus hadir membawa bukti fisik, maka kami akan atur agar tetap menggunakan protokol kesehatan. Jaga jarak, pembagian jadwal dan berbagai kebutuhan lainnya akan kami siapkan,” kata dia.

Jumeri menegaskan, apabila pada saat verifikasi data itu ditemukan ketidakbenaran, maka calon siswa akan dicoret. Ia meminta masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan apabila terjadi kecurangan.

“Kami minta masyarakat membantu melaporkan apabila ada indikasi kecurangan. Pasti kami cek, dan kalau terbukti benar curang, langsung kami coret,” pungkasnya.

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Dosen STP AVIASI Menebar Pesan Bahaya Narkoba, Di Tengah Pandemi Covid 19 Secara Virtual

Jum, 10 Jul 2020 05:46:59pm

Nasional, Edukasi masalah narkoba perlu ditanamkan sejak dini agar generasi bangsa ini memiliki pemahaman yang kuat terhadap persoalan narkoba...

“Lawan Kotak Kosong” Cun Tanggapi dengan Seyuman Statement Muchlis

Jum, 10 Jul 2020 12:54:34pm

Halut-Terkait dengan statement Muchlis TapiTapi, bakal calon bupati Halmahera Utara 2020, yang juga wakil bupati aktif saat ini terkait Petahana...

Antisipasi Penyebaran Covid Santri Turut Diperiksa

Jum, 10 Jul 2020 07:22:45am

  Boyolali, Upaya pencegahan penyebaran virus corona di seluruh wilayah masih terus di gencarkan seperti, sosialisasi cegah corona,...

Seminar Online Bertajuk Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Generasi Millenial

Jum, 10 Jul 2020 06:34:29am

Seminar Online Bertajuk Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Generasi Millenial Jumat 10 juli 2020 Oleh : Agung Joko Setiyanto RIAU, Trend...

Tangani Sengketa Pemberitaan, PPWI Apresiasi Polres Nabire dan Pewarna Lakukan Mediasi

Kam, 9 Jul 2020 07:53:20pm

Nabire - Dewan Pengurus Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengapresiasi langkah Kapolres...

Anggota DPRD Sumut Mintak Pemprovsu Seriusi Pembangunan Jalinsum Sibuhuan Aek Godang

Kam, 9 Jul 2020 07:47:05pm

Kamis, 09 Juli 2020 | Penulis Bonardon BERITAistana.id Padang Lawas,-Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Demokrat mintak agar...

Tiba di Kapuas, Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Food estate

Kam, 9 Jul 2020 03:59:43pm

KUALA KAPUAS,  - Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran melakukan peninjauan lokasi Food Estate...

Tindak Perusahaan Tak Miliki Izin, Demikian Pernyataan Sikap Aksi GMBT Tabagsel di DPRD Palas

Kam, 9 Jul 2020 02:07:21pm

Kamis, 09 Juli 2020 | Penulis : Bonardon BERITAistana.id Padang Lawas,- Kedatangan massa Aksi Gerakan Mahasiswa Bawah Tanah (GMBT) Tapanuli Bagian...

Walikota Tebing Tinggi H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan M,M Undang Muhammad Ja’far Hasibuan Putra Terbaik Bangsa

Kam, 9 Jul 2020 01:07:26pm

Walikota Tebing Tinggi H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan M,M Undang Muhammad Ja’far Hasibuan Putra Terbaik Bangsa Sumut Tebing Tinggi, Walikota Tebing...

Ini Pendapat Warga Solo Tentang Sosok Gibran

Kam, 9 Jul 2020 12:48:35pm

SOLO,  Selama BLUSUKAN ke kampung-kampung di wilayah Solo, banyak warga yang terkesan dengan sikap simpatik Gibran pada warganya. Mereka yang semula...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »