Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20200815-WA0189

Dosen Institut Transportasi dan Logistik Trisakti Melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat Secara Daring

Nasional,-Dalam kondisi Pandemi Covid-19 Acara diselenggarakan secara virtual melalui platform google meet di hari jumat 14 Agustus 2020, mulai pukul 15.00-17.00 WIB.

Permasalahan Lalu Lintas sangat dinamis, guna menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran, dalam rangka menjalankan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, 3 Dosen dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti memaparkan tentang Membangun Etika dan Sadar Hukum Dalam Berlalu Lintas Untuk Mewujudkan Keselamatan Siswa-Siswi secara daring di SMPN 79 Jakarta Pusat, adapun Dosen yang terlibat dalam acara tersebut Dr.Yosi Pahala,SE.,MM.Tr , Primadi Candra Susanto,A.Md.M.Tr.L.,SE.MM.Tr , Dr.Darmawan Apriyadi,ST.,MT semua pembicara dosen di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti yang membawakan sub-tema berbeda-beda namun satu tujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang Membangun Etika dan Sadar Hukum Dalam Berlalu Lintas di SMPN 79 Jakarta secara daring.
Permasalahan Lalu Lintas sangat dinamis, guna menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran Kami berharap para peserta dalam setelah mengikuti acara ini lebih memahami tentang regulasi berkendara secara aman, Perilaku mengemudi juga tidak terlepas dari prinsip keselamatan berkendara (safety driving). Definisi dari safety driving tidak jauh berbeda dengan safety riding. Perbedaan keduanya terletak pada jenis kendaraan yang digunakan. Safety riding berorientasi pada kendaraan beroda dua, sedangkan safety driving lebih berorientasi pada kendaraan beroda empat atau lebih namun pada aspek dan konsepnya sama saja. Pengertian dari safety driving ialah dasar perilaku mengemudi yang lebih memperhatikan keselamatan khususnya bagi pengemudi itu sendiri dan umumnya pada penumpang. Safety driving didesain untuk meningkatkan awareness (kesadaran) pengemudi terhadap segala kemungkinan yang terjadi selama mengemudi.

Dijelaskan oleh Ketua Pelaksana dari Kegiatan PKM ini Dr.Yosi Pahala,SE.,MM.Tr
Dalam paparannya Dr. Yosi Pahala juga memberikan pemahaman fundamental mengenai arti penting transportasi di era digital saat ini yang juga sedang menghadapi pandemi covid19, dimana fungsi transportasi harus tetapi terselenggara dengan aman, nyaman dan sehat mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
Target peserta di segmen siswa/I SMP kelas 8 dan 9 adalah dengan maksud untuk menanamkan pemahaman dasar keselamatan transportasi bagi anak-anak yang sudah memasuki masa remaja.

Ditambahkan oleh Dr.Darmawan Apriyadi,ST.,MT Mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka berat. Mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia jadi perlu nya implementasi aturan pada pengendara, penegakan hukum dipengaruhi oleh lima faktor. Pertama, faktor hukum atau peraturan perundang-undangan. Kedua, faktor aparat penegak hukumnya, yaitu pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembuatan dan penerapan hukumnya yang berkaitan dengan masalah mentalitas. Ketiga, faktor sarana atau fasilitas yang mendukung proses penegakan hukum. Keempat, faktor masyarakat, yaitu lingkungan sosial di mana hukum tersebut berlaku atau diterapkan, berhubungan dengan kesadaran dan kepatuhan hukum yang merefleksi dalam perilaku masyarakat. Kelima, faktor kebudayaan, yaitu hasil karya, cipta dan rasa yang didasarkan pada karsa manusia di dalam pergaulan hidup.

Dan terakhir pemateri Primadi Candra Susanto,A.Md.M.Tr.L.,SE.MM.Tr menjelaskan dikeluarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), terwujudnya etka berlalu lintas adalah citra budaya bangsa, terwujudnya peegakan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Kesadaran itu mulai dibangun dari dalam diri ditularkan dalam keluarga dan diaplikasikan pada masyarakat (jalan raya) agar menjadi sosok panutan bagi pengendara yang lain di jalan raya. Faktor-faktor yang menimbulkan kecelakaan antara lain: 1. Tidak mengecek terlebih dahulu kendaraan sebelum menggunakannya, 2. Tidak mempergunakan perlengkapan keselamatan (safety first) dalam setiap berkendaraan, 3. Kelalaian orang tua dimana usia anak yang masih labil memberikan izin untuk menggunakan kendaraan di jalan raya, 4. Kelalaian seorang pengemudi dalam kondisi mabuk masih nekat untuk mengendarai sepeda motornya dalam keadaan setengah sadar, 5. Menerobos rambu-rambu lalu lintas juga marka jalan demi keinginan agarlebih cepat sampai di tempat tujuan tanpa memikirkan akibatnya, 6. Adanya masyarakat ( pengendara ) menaiki sepeda motor melebihi kapasitas yang telah disarankan atau yang dianjurkan, 7. Mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi tanpa berpikir bahaya yang akan menghampiri, 8. Menggunakan alat telekomunikasi ( handphone ) saat berkendaraan yang dapat mengganggu konsentrasi sewaktu berkendaraan.
Beberapa contoh perilaku pengguna jalan di jalan raya diatas menggambarkan lunturnya karakter masyarakat Indonesia yang berpikiran positif. Masyarakat mulai menekankan pada individualistik dari pada keselamatan bersama. Mari tertib di jalan raya dengan menampilkan perilaku yang didasari karakter positif, Jadilah Pelopor Keselamatan dan Membudayakan Keselamatan menjadi Kebutuhan demi masa depan kita juga bangsa dan negara.(Agung) 

Editor : Umy

Share this :

Baja Juga

News Feed

Kunjungi Sumsel, Ketua Komite I DPD RI Bantu Selesaikan Isu Konflik Pertanahan dan Gambut

Sel, 22 Sep 2020 07:21:24am

Kunjungi Sumsel, Ketua Komite I DPD RI Bantu Selesaikan Isu Konflik Pertanahan dan Gambut Selasa 22 September 2020 oleh tim berita...

PERBUMMA Adat Nusantara, Matangkan Konsep Salatiga Menyapa Dunia, Persiapan Festival Vanili Nusantara dan Kampung Empat Pilar di Salatiga

Sen, 21 Sep 2020 08:50:34pm

Senin 21 September 2020 Berita Istana  JAKARTA - Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (PERBUMMA) Adat Nusantara semakin menunjukkan...

Bupati Sragen dan Dinas PUPR Tancap Gas Membangun Sukowati

Sen, 21 Sep 2020 07:26:41pm

Bupati Sragen dan Dinas PUPR Tancap Gas Membangun Sukowati Bupati Sragen Kusdinar...

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi

Sen, 21 Sep 2020 04:49:11pm

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana  PATI - Sikap yang di tunjukan...

Serka M. Nur Hakib Himbau Warganya Laksanakan Protokoler Kesehatan

Sen, 21 Sep 2020 01:56:41pm

Serka M. Nur Hakib Himbau Warganya Laksanakan Protokoler Kesehatan Surakarta_Menjalin Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat dan sambang...

Babinsa Pakang Dukung dan Dampingi Pelaksanaan BIAS

Sen, 21 Sep 2020 10:34:56am

Babinsa Pakang Dukung dan Dampingi Pelaksanaan BIAS Boyolali. Babinsa Pakang Koramil 15/Andong Kodim 0724/Boyolali Sertu Sunarto melakukan...

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan

Sen, 21 Sep 2020 07:17:49am

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan dan Mark Up Anggaran Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana Ngawi Berita Istana,...

Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan Babinsa Kemlayan dan Ibu-ibu LPMK Budikdamber

Ming, 20 Sep 2020 01:52:38pm

  Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan Babinsa Kemlayan dan Ibu-ibu LPMK Budikdamber Surakarta, Dengan semakin menyempitnya potensi lahan di...

DPD RI Ajak Rakyat Indonesia Tunda Pilkada 2020

Sab, 19 Sep 2020 10:26:20pm

JAKARTA - Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Mengajak seluruh rakyat Indonesia agar menunda pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang dikarena...

Tega,!! Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin

Sab, 19 Sep 2020 10:11:44pm

Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin Sabtu 19 September 2020 Oleh Berita Istana Berita Istana| Boyolali,-...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »