Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20200812-WA0121

Implementasi Budaya Nilai Luhur Pancasila Dalam Rangka 75 Tahun Indonesia Merdeka

Evaf Maulina, Tri Susilowati, Bekti Setiadi, Sri Wastuti

JAKARTA, -ABSTRAK Tujuan penelitian ini membahas Implementasi Budaya Nilai Luhur Pancasila Dalam Rangka 75 Tahun Indonesia Merdeka.

Kemerdekaan indonesia memang dikenal sebagai salah satu tragedi kebangsaan yang sangat membutuhkan perjuangan. Makna dan artinya sangat besar bagi masyarakat Indonesia dengan banyak mengorbankan para pahlawan yang ikut berjuang. Indonesia maju memerlukan komitmen kebangsaan yang kuat.

Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang bersifat universal, sehingga nilai-nilai pancasila menjadi sumber segala sumber. Pancasila sebagai orientasi paradigmatik bagi ilmu, khususnya bagi ilmu-ilmu sosial yang dikembangkan negara atau bangsa non-Barat.

Bangsa-bangsa non-Barat memiliki sejarah, budaya, dan pandangan hidup yang spesifik, sehingga mempunyai keniscayaan dalam interaksinya dengan ilmu pengetahuan modern. Pancasila adalah suatu Philosofische grondslag, suatu Weltanschauung yang diusulkan olen Bung Karno di depan sidang BPUPKI 1 Juni 1945 sebagai dasar bagi negara Indonesia yang kemudian merdeka.

Pancasila dikualifikasikan sebagai falsafah dan ideologi yang menunjukkan jati diri atau citra visioner bangsa Indonesia. Pancasila lebih di dorong oleh persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga proses pembangsaan selalu dihadapkan pada tantangan baru.

Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia memiliki nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila-sila Pancasila.

Ketuhanan Yang Maha Esa yang terdapat pada sila pertama terkandung nilai, bahwa negara yang didirikan sebagai perwujudan tujuan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa, sehingga segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan penyelenggaraan negara bahkan moral negara, moral penyelenggaraan negara, politik negara, pemerintahan negara, hukum dan peraturan perundang-undangan negara, kebebasan dan hak asasi warga negara harus dijiwai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang adil dan beradab yang terdapat pada sila kedua secara sistematis didasari dan dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga di dalam sila kemanusiaan terkandung nilai-nilai, bahwa negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab, sehingga dalam kehidupan kenegaraan terutama dalam peraturan perundangundangan negara harus mewujudkan tercapainya tujuan ketinggian harkat dan martabat manusia, terutama hak-hak kodrat manusia sebagai hak dasar (hak asasi) harus dijamin dalam peraturan perundang-undangan negara.

Kata Kunci: Implementasi; Budaya; Nilai Luhur; Pancasila

A. PENDAHULUAN
Kemerdekaan bangsa Indonesia, yang diproklamirkan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta, merupakan hasil perjuangan panjang dan penuh pengorbanan dari bangsa Indonesia. Pergerakan nasionalisme Indonesia dimulai ketika lahirnya Budi Utomo pada tahun 1908. Kemudian muncul organisasi yang bersifat keagamaan, nasionalis dan kepemudaan misalnya Sarekat Islam, Partai Nasional Indonesia dan Jong Ambon. Meski organisasi tersebut memiliki corak yang berbeda, namun memiliki semangat dan tujuan yang sama, yaitu Indonesia merdeka. Selanjutnya, semangat nasionalisme mencapai titik kulminasi pada saat Sumpah Pemuda tahun 1928, yang mengilhami lahirnya konsep bertanah air Indonesia, berbangsa Indonesia, dan berbahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda menandakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan menjunjung tinggi nilai nasionalisme. Perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya semakin dekat ketika dibentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai). BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia yang mencakup bentuk, konstitusi dan dasar negara Indonesia.

Untuk membahas ketiga pondasi bangsa Indonesai tersebut, BPUPKI menyelenggaran sidang, mulai tangal 29 Mei -1 Juni 1945. Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato mengemukakan rumusan lima sila dasar negara Indonesia, yang dinamakan Pancasila. Ir. Soekarno mengatakan bahwa Pancasila adalah nilai-nilai luhur bangsa Indonesa yang dapat mempersatukan Bangsa Indonesia. “Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila.

Pancasila adalah sebagai dasar falsafah negara Indonesia, sehingga dapat diartikan kesimpulan bahwa pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa indonesia, sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta bagian pertahanan bangsa dan negara. Pancasila sebagai satu-satunya ideologi yang dianut bangsa indonesia tak ada yang mampu menandinginya. Indonesia yang terdiri atas berbagai dan suku bangsa dapat dipersatukan oleh pancasila. Itu sebabnya sering kali pancasila dianggap sebagai ideologi yang sakti siapa pun coba menggulingkannya, akan berhadapan langsung dengan seluruh komponen-komponen kekuatan bangsa dan negara Indonesia. Sebagai dasar negara republik indonesia ( way of life ), pancasila nilai-nilainya telah dimiliki oleh bangsa indonesia sejak zaman dulu. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai budaya, adat-istiadat dan religiusitas yang diimplimentasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Jati diri bangsa indonesia melekat kuat melalui nilai-nilai tersebut yang dijadikan pandangan hidup. Tindak-tanduk serta perilaku masyarakat nusantara sejak dahulu kala telah tercermin dalam nilai-nilai pancasila. Untuk itu, pendiri republik indonesia berusaha merumuskan nilai-nilai luhur itu kedalam sebuah ideologi bernama pancasila. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan hasil kesepakatan bapak pendiri bangsa ketika negara Indonesia didirikan, dan hingga sekarang di era globalisasi, negara Indonesia tetap berpegang teguh kepada pancasila sebagai dasar negara. Sebagai dasar negara, Pancasila harus menjadi acuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan global dunia yang terus berkembang.

B. LITERATUR
Menurut Effendy suryana & Kaswan ( 2015 ) Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar, sendi ,asas, ata peraturan tingkah laku yang penting dan baik, dengan demikian pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila dapat kita artikan sebagai lima dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup bangsa. Suatu bangsa tidak akan dapat berdiri dengan kokoh tampa dasar negara yang kuat dan tidak dapat mengetahui dengan jelas kemana arah tujuan yang akan dicapai tampa pandangan hidup.

Dengan adanya dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang-ambing dalam menghadapi permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar. Peranan dan fungsi pancasila pada era sekarang masih relevan karena pancasila mencakup aspek-aspek dasar selain itu, pancasila juga merupakan alat untuk keamana dan kemakmuran bersama rakyat indonesia. hanya saja pelakanan sacara konkritnya belum bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya karena keadilan dan kemakmuran bag seluruh rakyat indonesia belum juga terwujud sampai saat ini. Pancasila juga merupaksn kepribadian seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, nilai-nilai luhur sudah sangat pudar, terkikis oleh perilaku yang hanya mementingkan aspek ekonomi gaya hidup globalisasi yang buruk. Mengingat sangat pentingnya pancasila sebagai dasar negara, maka kita harus meneruskan perjuagan serta memelihara, melestarikan menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sahari-hari agar tujuan dan pancasila dapat terpenuhi, sehigga akan menjadi ketahanan jati diri bangsa.

1. Konsep dasar pancasila Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar, sendi ,asas, ata peraturan tingkah laku yang penting dan baik dengan demikian pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila dapat kita artikan sebagai lima dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup bangsa. Suatu bangsa tidak akan dapat berdiri dengan kokoh tampa dasar negara yang kuat dan tidak dapat mengetahui dengan jelas kemana arah tujuan yang akan dicapai tanpa pandangan hidup.

Dengan adanya dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang-ambing dalam menghadapi permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar.

2. Peranan Dan Fungsi Pancasila
A. Pancasila sebagai dasar negara mempunyai makna 1) Sebagai dasar untuk menata nagara yang merdeka dan berdaulat. 2) Sebagai dasar mengatur penyelengaraan aparatur negara yang bersih dan bewibawa, sehingga tecapai tujuan nasional yang tercntum dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alinea ke-4, dan 3) Sebagai dasar, arah dan petunjuk aktifitas perikehidupan bangsa indonesia dalam kehidupan sehari- hari.
B. Pancasila Sebagai Sumber Hukum Dasar Nasional Istilah ini merupakan istilah baru dalam tata hukum indonesia, yaitu muncul pasca reformasi melalui tap MPR NO. III 2000, yang kemudian diubah UU NO. 10 Tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundang- undangan.
C. Sumber Hukum Tertulis Dan Tidak Tertulis Sumber hukum dasar nasional adalah pancasila sebagaimana yang tertulis dalam perundang-undang dasar 1945, serta batang tubuh undang-undang dasar 1945. dalam ilmu hukum , istilah sumber hukum berarti sumber nilai- nilai yang menjadi penyebab timbulnya aturan hukum. Jadi dapat diartikan, pancasia sebagai sumber hukum dasar nasional, yaitu segala aturan hukum yang berlaku dinegara kita tidak boleh bertantangan dan harus bersumber pada pancasila.
3. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa atau way of life mengandung makna bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa indonesia sehari-hari harus sesuai dengan sila-sila pancasila, karena pancasila juga merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yag dimilki dan sumber dari kehidupan bangsa indonesia sendiri. Nilai-nilai tersebut yaitu : 1) Nilai dan jiwa ketuhanan dan keagamaan 2) Nilai dan jiwa kemanusiaan 3) Nilai dan jiwa persatuan 4) Nilai dan jiwa kerakyatan dan demokrasi 5) Nilai dan jiwa keadilan sosial Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia Pada saat bangsa indonesia bangkit untuk hidup sendiri sebagai bangsa yang merdeka, bangsa indonesia telah sepakat untuk menjadikan pancasila sebagai dasar negara. Kesepakatan terwujud pada tanggal 18 agustus 1945 denga disahkanya pancasila sebagai dasar negara oleh Panitia Persiapan Kemedekaan Indonesia (PPKI) yang mewakili seluruh bangsa indonesia.
4. Pancasila Sebagai Ideologi Negara Pancasila sebagai ideologi negara yang merupakan tujuan bersama bangsa indonesia yang diimplementasikan dalam pembengunan nasional, yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang meratai material dan spritual berdasarkan pancasila dalam wadah negara kesatuan RI yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan kedulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tentram, tetib, dan dinamis serta dalam lingkungan kehidupan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tetib dan damai.
5. Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Bangsa indonesia yang pluralis dan wilayah nusantara yang terdiri dari berbagai pulau-pulau, maka sangat tepat apabila pancasila dijadikan pemersatu bangsa, hal ini karenakan pancasila mempunyai nila-nilai umum dan universal sehingga memungkinkan dapat mengakomodir semua perikehidupan yang berbhineka dan dapat diterima oleh semua pihak.
Pancasila adalah dasar negara, ideologi bangsa dan falsafah serta pandangan hidup bangsa, yang di dalamnya terkandung nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praktis. Selain itu Pancasila sebagai ideologi terbuka setidaknya memiliki dua dimensi nilainilai, yaitu nilai-nilai ideal dan aktual. Namun nilai-nilai itu kondisinya dipengaruhi oleh nilai-nilai yang dibawa globalisasi, sehingga berdampak terjadinya pergeseran peradapan, yang juga membawa perubahan pemaknaan dan positioning Pancasila (Sultan Hamengku Buwono X, Kongres Pancasila IV, UGM 2012).

C. METODE PENELITIAN
Eksistensi rangkaian suatu metode penelitian guna untuk mendukung pembahasan dan analisa terhadap pokok-pokok permasalahan di atas maka diperlukan adanya pengumpulan data yang kemudian untuk dikonstruksikan. Dalam penyusunan penulisan ini dilakukan pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan (library research). Dengan Library Research akan dihasilkan karya ilmiah yang mempunyai materi, kualitas, kebenaran ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan, di mana bahan-bahan/data-data tersebut didapat dari : Buku-buku ilmiah yang tersebut dalam literatur, naskah-naskah peraturan perundang-undangan, majalah, surat kabar, internet, dan tulisan karya ilmiah, Dengan menggunakan metode ini diharapkan artikel ini ini dapat menjadi suatu karya ilmiah yang baik dan berguna untuk Implementasi Budaya Nilai Luhur Pancasila Dalam Rangka 75 Tahun Indonesia Merdeka.

D. PEMBAHASAN
Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar, sendi ,asas, ata peraturan tingkah laku yang penting dan baik, dengan demikian pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila dapat kita artikan sebagai lma dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup bangsa. Suatu bangsa tidak akan dapat berdiri dengan kokoh tampa dasar negara yang kuat dan tidak dapat mengetahui dengan jelas kemana arah tujuan yang akan dicapai tampa pandangan hidup. Dengan adanya dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang ambing dalam menghadapi permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar. Konsep dasar pancasila Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar, sendi , asas, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. dengan demikian pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.Pancasila dapat kita artikan sebagai lima dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup bangsa. Suatu bangsa tidak akan dapat berdiri dengan kokoh tampa dasar negara yang kuat dan tidak dapat mengetahui dengan jelas kemana arah tujuan yang akan dicapai tampa pandangan hidup. Dengan adanya dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang-ambing dalam menghadapi permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar. Pentingnya pemahaman implementasi nilai-nilai Pancasila terhadap masyarakat diperlukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa mengurangi berpergian keluar rumah untuk mencegah kontak fisik merupakan salah satu hal yang termasuk mengimplementasikan nilai Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara tidak bisa dilepaskan dalam aktivitas masyarakat, karena nilai yang terkandung di dalamnya merupakan sifat bangsa Indonesia. Karena itu, pemahaman mendalam tentang nilai Pancasila merupakan hal penting dalam upaya preventif agar masyarakat tidak melanggar ketentuan pemerintah sejatinya pemahaman nilai Pancasila merupakan hal yang paling mendasar untuk mengontrol masyarakat tanpa perlu penegakan secara represif kepada masyarakat. Pemahaman nilai Pancasila dinilai mampu mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan masyarakat atas kebijakan yang dibuat pemerintah. Setidaknya, konsep cinta tanah air perlu diperdalam kepada masyarakat luas agar pemahaman nilai Pancasila lebih kokoh di tengah kehidupan masyarakat Indonesia. Kedisiplinan merupakan bagian dari nilai yang terkandung dalam Pancasila untuk melindungi kepentingan bersama. Dalam situasi apa pun, penanaman nilai Pancasila dan cinta tanah air akan mempermudah pemerintah untuk mengimbau masyarakat agar tetap bersatu terhadap hal yang yang mengancam kenegaraan.
Sebab masyarakat harus Mananamkan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa Menghadapi tantangan baik yang berasal dari dalam (radikalisme) maupun luar (pengaruh globalisasi) maka bangsa Indonesia harus meningkatkan nasionalisme. Nasionalisme akan menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, nasionalisme adalah suatu keinginan besar untuk mewujudkan persatuan dalam bernegara. Akibat salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nasionalisme adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila dengan TSM (terstruktur, sistemik dan massif) secara konkrit. Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa Indonesia harus “dibumikan kembali” kepada seluruh rakyat Indonesia. Terdapat 3 (tiga) pendekatan yang dapat dilakukan agar Pancasila menjadi habitus dalam kehidupan berbangsa yaitu pendekatan Kelembagaan, Sistem, dan Fungsional. Permasalahan bangsa kita yang dihadapi saat ini adalah, memudarnya semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan anak bangsa yang berdasarkan atas nilai-nilai luhur kearifan lokal dan Pancasila. Munculnya disorientasi, dislokasi, disintehrasi, dan egoisme dan hedonisme yang terkadang mengatasnamkan kepentingan rakyat Indonesia. Di era globalisasi ini peran Pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia, karena dengan adanya globalisasi batasan batasan diantara negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke masyarakat. Hal ini dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi bangsa indonesia, jika kita dapat memfilter dengan baik berbagai hal yang timbul dari dampak globalisasi tentunya globalisasi itu akan menjadi hal yang positif karena dapat menambah wawasan dan mempererat hubungan antar bangsa dan negara di dunia, sedangkan hal negatif dari dampak globalisasi dapat merusak moral bangsa dan eksistensi kebudayaan Indonesia. Sehubungan hal tersebut, generasi muda sebagai pilar bangsa diharapkan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme dengan tetap bertahan pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia meskipun banyak budaya asing masuk di negara Indonesia. Dengan berlandaskan Pancasila diharapkan pengaruh budaya asing bisa disaring sehingga generasi muda bisa menjadi generasi yang benar – benar cinta pada tanah air Indonesia apapun keadaanya. Penanaman nilai-nilai luhur pancasila adalah sebuah solusi yang tepat di aplikasikan dalam berkehidupan sehari-hari.

E. KESIMPULAN
Nilai – nilai luhur Pancasila
1. Sila pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa
Keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan percaya yang maha sempurna, Maha Agung, Maha kuasa, Maha Adil, dan Maha Bijaksana.
Mengembangkan sikap menghormati kebebasan dan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Tidak ada unsur paksaan dari suatu agama, dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
Rukun hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Sila kedua – Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Adanya harkat dan martabat manusia
Adil terhadap sesama umat manusia menghargai terhadap perbedaan uku, agama, jenis kelamin, ras, kedudukan sosial dll.
Sadar tentang nilai-nilai kemanusiaan dengan tidak membully
3. Sila Ketiga – Persatuan Indonesia
Sadar dalam menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas suatu kepentingan pribadi ataupun golongan.
Sadar terhadap keanekaragaman suku dan kebudayaan bangsa
Menumbuhkan rasa cinta dan tanah air can bangsa
Sadar dalam memelihara ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Mampu serta rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa.
4. Sila Keempat – Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebiaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan
Rakyat merupakan pemegang kedaulatan bangsa Sadar bahwa setiap warga negara Indonesia memilki kedudukan serta hak dan kewajiban yang sama
Sadar untuk bermusyawarah dalam pengambilan setiap keputusan yang menyangkut kepentingan orang banyak atau masyarakat, dimana hal ini dilandasi dengan akal yang sehat dan hati nurani yang luhur.
Sadar akan hak demokrasi dengan memperhatikan harkat dan martabat setiap orang lain
Sadar untuk menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil bermusyawarah.
5. Sila Kelima – Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sadar dalam mengembangkan perbuatan luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan seta gotong royong
mengakui hak milik untuk hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain
Sadar agar menghargai karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuanan dan kesejahteraan bersama
Essensi Nilai Luhur Pancasila
Pancasila merupakan ideologi negara dimana hal ini merupakan kepercayaan dan sikap yang menjadi dasar suatau bangsa atau masyarakat dalam menginterpresyasikan hidup. Pandangan hidup yang dimilki bangsa menjadi tumbuh dan berkembang melalui proses sejarahnya dimana hal ini mengalami perkembangan dari generasi ke generasi.

F. SUMBER REFERENSI

Effendy suryana & Kaswan, pancasila & ketahanan jati diri bagsa diera globalisasi, (Bandung: Pt Refika Aditama,2015,)
https://eproceeding.undwi.ac.id/index.php/inobali/article/view/166 (Diakses pada tanggal 10 Agustus 2020)
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13234/Pancasila-Nilai-Luhur-Bangsa-dan-Pondasi-Bangunan-NKRI.html (Diakses pada tanggal 10 Agustus 2020)
Mahendra, Putu Ron ny Angga. 2019. “Sophie Leadership” Menjawab Tantangan Baru Pendidikan Kewarganegaraan Pada Level Publik . Denpasar : Jurnal Pendidikan Dasar Adi Widya IHDN.

Share this :

Baja Juga

News Feed

Kunjungi Sumsel, Ketua Komite I DPD RI Bantu Selesaikan Isu Konflik Pertanahan dan Gambut

Sel, 22 Sep 2020 07:21:24am

Kunjungi Sumsel, Ketua Komite I DPD RI Bantu Selesaikan Isu Konflik Pertanahan dan Gambut Selasa 22 September 2020 oleh tim berita...

PERBUMMA Adat Nusantara, Matangkan Konsep Salatiga Menyapa Dunia, Persiapan Festival Vanili Nusantara dan Kampung Empat Pilar di Salatiga

Sen, 21 Sep 2020 08:50:34pm

Senin 21 September 2020 Berita Istana  JAKARTA - Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (PERBUMMA) Adat Nusantara semakin menunjukkan...

Bupati Sragen dan Dinas PUPR Tancap Gas Membangun Sukowati

Sen, 21 Sep 2020 07:26:41pm

Bupati Sragen dan Dinas PUPR Tancap Gas Membangun Sukowati Bupati Sragen Kusdinar...

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi

Sen, 21 Sep 2020 04:49:11pm

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana  PATI - Sikap yang di tunjukan...

Serka M. Nur Hakib Himbau Warganya Laksanakan Protokoler Kesehatan

Sen, 21 Sep 2020 01:56:41pm

Serka M. Nur Hakib Himbau Warganya Laksanakan Protokoler Kesehatan Surakarta_Menjalin Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat dan sambang...

Babinsa Pakang Dukung dan Dampingi Pelaksanaan BIAS

Sen, 21 Sep 2020 10:34:56am

Babinsa Pakang Dukung dan Dampingi Pelaksanaan BIAS Boyolali. Babinsa Pakang Koramil 15/Andong Kodim 0724/Boyolali Sertu Sunarto melakukan...

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan

Sen, 21 Sep 2020 07:17:49am

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan dan Mark Up Anggaran Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana Ngawi Berita Istana,...

Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan Babinsa Kemlayan dan Ibu-ibu LPMK Budikdamber

Ming, 20 Sep 2020 01:52:38pm

  Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan Babinsa Kemlayan dan Ibu-ibu LPMK Budikdamber Surakarta, Dengan semakin menyempitnya potensi lahan di...

DPD RI Ajak Rakyat Indonesia Tunda Pilkada 2020

Sab, 19 Sep 2020 10:26:20pm

JAKARTA - Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Mengajak seluruh rakyat Indonesia agar menunda pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang dikarena...

Tega,!! Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin

Sab, 19 Sep 2020 10:11:44pm

Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin Sabtu 19 September 2020 Oleh Berita Istana Berita Istana| Boyolali,-...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »