Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG_20200928_123755

Pengambilan Seragam SMPN 1 Mondokan Sragen Kuat Dugaan Ada Pengondisian

Logo Beritaistana.id
Logo Beritaistana.id

Senin 28 September 2020 Oleh Tim Berita Istana | Penulis : Arw | Editor | Umy

JATENG, SRAGEN– Diduga ada pengondisian sepihak dalam pengambilan seragam sekolah, membuat bingung wali murid SMPN1 Mondokan terhadap pihak sekolah yang beralamat di Kedawung, Mondokan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 57291.

“SMPN 1 Mondokan sudah meminta uang baju seragam sekolah. Nilainya berfariasi Rp 400. Itu untuk pembelian seragam yang sudah dikondisikan oleh pihak sekolah ,” kata salah salah satu wali murid, yang enggan disebut namanya. (28/9/20).

Dia membeberkan, pengondisian pembelian itu berlaku untuk semua siswa baru di SMPN 1 Mondokan.

“Orang tua diminta membeli seragam dengan biaya bervariasi dari mulai Rp 400 ribu. Pihak sekolah sudah mengondisikan tempat pembelian seragam di Toko Cabang PT -Gentrade “Bengkel Ana Barokah” yang beralamat di Sekulak Rt 10 Majenang, Sukodono Sragen mulai tanggal 1-3 juli 2020.

Salah satu wali murid, bahkan menunjukkan bukti tanda terima
daftar ulang sebagai pengambilan pakaian seragam sekolah. Dia sendiri diminta sejumlah uang untuk biaya pakaian seragam sekolah untuk tahun 2020.

“Sekolah mengatakan, serba salah terkait itu, kami cuma mengharap semua itu tidak menimbulkan permasalahan baru di dunia pendidikan. Ini perintah Grentrad, ini bukan dari pihak sekolah yang meminta tapi pihak Grentrad yang meminta. Mari coba kita pahami bagaimana kalau jenengan di pihak sekolah menolak pasti ada resikonya, jawabnya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 1 Mondokan, Sutiyo S.Pd. saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatApps +62 821-4074-1*** Pukul 10:2 WIB justru malah memblokir nomor awak media berita istana.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan, Suwardi S.Pd saat dikonfirmasi iya menjawab, saya tidak tahu tolong Mas konfirmasi kepada Pak Endi Ketua MKKS.

Sedangkan saat dikonfirmasi oleh awak media, Endik MKKS di nomor telepon 0812****1214 ia menanggapi terkait pengambilan seragam dengan menggunakan tanda bukti kertas daftar ulang siswa jelas tidak diperbolehkan.

“Daftar ulang umumnya hanya mengisi biodata saja, jadi tidak boleh tanda bukti daftar ulang digunakan untuk kegiatan apapun, termasuk dalam pengambilan seragam”. Jelasnya.

Pendaftaran ulang yang diharuskan membeli seragam menjadi sorotan beberapa aktivitas Jateng. Terpisah, salah satunya Rois Hidayat Direktur Pengawasan Kebijakan Publik PBH Lidik Krimsus RI menyampaikan berdasarkan Kepala Keasistenan Tim 7 Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Ahmad Sobirin, pernah menegaskan praktik jual beli seragam oleh sekolah kepada siswa merupakan maladministrasi dan pungutan liar (pungli). Sebab, melanggar Peraturan Pemerintah (PP) No 17 Tahun 2010. PP Intinya, pemerintah tidak dibolehkan menjual pakaian seragam ataupun bahan seragam. Selain itu, juga melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 45 Tahun 2014 bahwa pengadaan pakaian atau seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orangtua atau wali peserta didik.

“Berdasarkan larangan yang ada. Sekolah dan Dinas terkait tidak bisa menjual seragam sekolah kepada siswa,” tegasnya.(Arw) 

Editor : Umy

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Menjelang Keputusan Kasus Jiwasraya, Para Pemegang Polis Mendatangi PN Jakarta Pusat

Jum, 23 Okt 2020 06:06:32pm

Menjelang,- Keputusan kasus Jiwasraya para pemegang polis Wana Artha mendatangi PN Jakarta Pusat untuk mendengarkan Pledoi dari Benny Tjokro dan...

Loyalis PSHT Berbondong Bondong Datangi Polres Pertanyakan Kasus Penganiayaan yang Menimpa Anggotanya

Jum, 23 Okt 2020 03:03:39pm

Berita Istana Ngawi, - Jumat 22/10/20 sekitar pukul 09.00 Wib, ratusan loyalis organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate mendatangi...

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago

Jum, 23 Okt 2020 09:48:41am

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago Sumber Berita Istana Rabu 21 Oktober 2020...

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago

Kam, 22 Okt 2020 09:41:08pm

Bupati dan Masyarakat Menghadiri Syukuran Walimatul Khitan Satria Putra Albian Putra Kades Bago Sumber Berita Istana Rabu 22 Oktober 2020 Penulis...

Ketua Darmawanita Memberikan Bantuan Kepada TK Putra IV

Kam, 22 Okt 2020 07:13:50pm

Magelang,-Ketua Darmawanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan berupa 35 buah Face Shiel dan Dua Botol...

Resmikan Pasar Benteng Pancasila, LaNyalla Ingatkan Pentingnya Teknologi Digital di Era New Normal

Kam, 22 Okt 2020 05:20:10pm

MOJOKERTO-Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, saat ini dunia memasuki cara hidup yang berbeda, atau yang dikenal dengan istilah...

DEPOK- Relawan Pasti Deklarasi Dukung Pradi – Afifah Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok

Kam, 22 Okt 2020 05:05:40pm

DEPOK- Relawan Pasti Deklarasi Dukung Pradi – Afifah Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok DEPOK – Pemerintah kota Depok saat cukup baik,...

PMII Banten Minta Institusi DPRD Secara Resmi Menolak UU Cipta Kerja (Omnibus law)

Rab, 21 Okt 2020 09:18:43pm

  PMII Banten Minta Institusi DPRD Secara Resmi Menolak UU Cipta Kerja (Omnibus...

Puluhan Pengendara Terjaring Razia Yustisi Covid-19 Di Aceh Timur

Rab, 21 Okt 2020 08:41:51pm

  Aceh Timur -- Puluhan pengendara sepeda motor dan mobil terjaring razia digelar Tim Peucrok Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19...

Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba Gelombang Kedua Berakhir

Rab, 21 Okt 2020 07:30:40pm

Rabu, 21 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Sosialisasi pencegahan bahaya narkoba gelombang kedua dengan tema " Asistensi Pembentukan...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas