Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20210511-WA0087

 

JAKARTA– Sebelumnya kita rilis versi website dan digunakan oleh pemda untuk pengembangan komoditas ekspor yang berbasis kawasan, nah kini masyarakat juga bisa mengakses secara mandiri data-data tersebut. Harapannya publik makin terisnpirasi dan ikut serta dalam ekspor komoditas pertanian,” ujar Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian dalam keterangan tertulisnya (8/5).

Akses IMACE, selain diberikan pada seluruh kantor layanan karantina pertanian, juga telah diserahkan kepada pemerintah pusat, daerah juga atase pertanian di beberapa negara mitra dagang. Hal tersebut dimaksudkan agar pembinaan dan pengembangan komoditas pertanian ekspor berbasis kawasan mulai digalakkan dan dioptimalkan.

Kini, IMACE juga dapat diakses secara bebas oleh masyarakat umum melalui aplikasi android. Aplikasi besutan Barantan tersebut menyajikan berbagai informasi inspiratif terkait ekspor komoditas pertanian, seperti komoditas pertanian ekspor yang tengah laris di pasar manca negara, negara tujuannya, baik berdasarkan komoditasnya maupun berdasarkan negara tujuannya. Juga volume ekspornya, kecenderungan ekspornya serta daerah sentranya, baik berdasarkan potensi provinsi maupun sebaran setiap komoditasnya.

Jamil mengakui bahwa aplikasi yang ia keluarkan masih belum sempurna, namun setidaknya aplikasi tersebut bisa membuka wawasan bagi masyarakat umum terutama yang ingin melihat potensi komoditas pertanian ekspor. Yang selama ini tidak tersedia, atau tersedia namun belum dibuka kepublik.

“Memang perlu terus diperbaharui, namun ini bisa menjadi energi awal, inspirasi bagi yang membutuhkan informasi pasar ekspor komoditas pertanian Indonesia,” ungkapnya.

Dengan aplikasi tersebut ia berharap makin banyak minat pelaku usaha dan calon eksportir yang berinvestasi dibidang pertanian. Ia menyebut bahwa upaya yang dilakukan dalam meningkatkan ekspor pertanian tiga kali lipat (GRATIEKS) yang digagas Kementerian Pertanian melibatkan dua arah. Yang pertama melibatkan pemerintah daerah agar dapat mengembangkan komoditas pertanian ekspor yang berbasis kawasan melalui desa pendukung GRATIEKS dan informasi peta komoditas pertanian yang dapat diakses langsung oleh publik ini.

Menurut Jamil, upayanya ini sejalan dengan arahan presiden terkait peningkatan pemulihan ekonomi melalui investasi dan ekspor. Ekspor komoditas pertanian yang saat ini tengah menanjak terus, harus dibarengi dengan upaya mempertahankan dan meningkatkan. Dari data BPS nilai ekspor Maret tahun 2021 meningkat 47,85% atau setara dengan Rp 18,4 triliun dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Maret tahun sebelumnya.

“Aplikasi IMACE android ini untuk mendukung program GRATIEKS yang duluncurkan menteri pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red.), agar publik tidak hanya mudah mengetahui atau mencari komoditas pertanian potensial ekspor, namun juga bisa melihat target pasar ekspornya, semoga ini menjadi terobosan yang bermanfaat dibulan puasa ini,” pungkas Jamil. (RED)

Share this :

Baja Juga

News Feed

P3S: Kelompok Kehabisan Amunisi Politik Ingin Jokowi Tiga Periode

Ming, 20 Jun 2021 07:50:34pm

    Jakarta- Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie angkat bicara terkait langkah Direktur Eksekutif Indo...

Direktur dan Komisaris PT. BERITA ISTANA NEGARA Mengutuk Keras Terhadap Pelaku yang Menghabisi Nyawa Wartawan

Ming, 20 Jun 2021 07:39:31am

  JAKARTA,-Direktur PT. BERITA ISTANA NEGARA sekaligus pemilik Berita Istana.id BeritaIstana. Com BeritaIstana.TV dan Pewartadesa.com Warsito...

Segenap Pimpinan Redaksi dan Wartawan BERITA ISTANA Mengucapkan Belasungkawa Atas Kekerasan Terhadap Pimred Laser News Today

Sab, 19 Jun 2021 11:49:59pm

JAKARTA,-Segenap pimpinan redaksi dan wartawan BERITAistana.id mengucapkan bela sungkawa tanda turut berduka cita yang sedalam dalamnya, atas...

Tinjau Bangkalan Bareng Panglima TNI, Kapolri Paparkan Langkah Selamatkan Warga dari Risiko Covid-19

Sab, 19 Jun 2021 10:26:43pm

  BANGKALAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau...

Bicara Tentang Kerusakan Hutan, Ketua Komisi IV DPR RI Arahkan Jari Telunjuk ke Kantor KLHK

Sab, 19 Jun 2021 10:08:58pm

  MALANG,__: Dalam acara rapat kerja bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada Kamis (17/06/2021) kemarin, Ketua Komisi IV DPR RI...

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media

Sab, 19 Jun 2021 06:04:15pm

  Jakarta - Beritaistana.id Mara Salem Harahap, wartawan yang juga pimpinan redaksi media online lassernewstoday.com, tewas ditembak orang tak...

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media

Sab, 19 Jun 2021 05:24:33pm

Pembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media Jakarta - Mara Salem Harahap, wartawan yang juga pimpinan...

Polres Klaten Beri Penghargaan Kepada Anggota Berprestasi

Jum, 18 Jun 2021 08:03:56pm

  Klaten - Beritaistana.id Upacara apel jajaran Polres Klaten dalam pemberian penghargaan kepada anggotanya yang berprestasi dilaksanakan di...

Debit Air Sungai Meluap Mengakibatkan Jebolnya Jembatan Lenggoksono, Masyarakat Harus Menyadari Ulah-Ulah Oknum Perusak Hutan

Kam, 17 Jun 2021 10:22:22pm

Malang - _(beritaistana.id)_; Hujan deras yang mengguyur Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo pada Rabu (16/06/2021) malam mengakibatkan ambruknya...

Hati-hati Menggunakan Kendaraan Hasil Tindak Pidana, Polri Siap Blokir

Kam, 17 Jun 2021 07:18:11am

Hati-hati Menggunakan Kendaraan Hasil Tindak Pidana, Polri Siap Blokir Purbalingga - Beritaistana.id 16 Juni 2021. Operasi Yustisi merupakan operasi...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas