Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG-20201017-WA0552

Sabtu, 17 Okt 2020 | Penulis : Bonardon

Padang Lawas,-Petani yang pertama membudidayakan Jamur Tiram asal Desa Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara kini gebrakannya mulai menuai hasil.

Kepada BERITAistana.id Sabtu (17/10), Muhammad Kastol siregar yang di juluki Jendral Kancil warga Desa Paran Julu saat di lokasi menceritakan bahwa awalnya dia hanya mencoba coba membudidayakan Jamur Tiram yang di kelolanya secara swadaya dan modal ala kadar.

Lebihlanjut dijelaskan Jendral Kancil, awalnya dia mengumpulkan “Serbuk kayu hasil olahan soumel” di campur dengan sekam halus di urai dengan menggunakan kapur tani di campur dengan air secukupnya,

Dan hal ini ” butuh waktu 45 hari memproses serbuk kayu tersebut setelah di olah, agar zatnya terurai dengan baik dan setelah terlihat tumbuh plangton plangton kecil dilakukan pengontrolan dan pengaturan kondisi blok blok cikal bakal jamur tiram tumbuh dan waktu yang di butuhkan sekitar 13 hari dalam rotasi per kali panen jarum tiram. Ungkapnya.

Kegiatan yang saya fokuskan membudidayakan Jamur Tiram ini selaku tanaman Holtikultura sejak beberapa bulan lalu, “akhirnya saya selalu di support oleh Pengurus HKTI Kabupaten Pasang Lawas “papar nya.

Selanjutnya dia berharap kedepannya HKTI bisa mengembangkan pemasaran hasil budidaya kami ini, agar kami bisa lebih fokus memperluas produksi jamur tiram ini kedepannya. ” Ujar Kastol kepada BERITAistana.

“Dimana saat ini kita telah menyediakan 360 Blok media tanam jarum tiram dan masing masing blok dapat menghasilkan 4 -5 Ons Jamur tiram siap konsumsi. Dan karena ter bengkalai di modal makanya kita hanya mampu menghasilkan 180 -200 kg per sekali putaran panen dengan jarak 8 – 10 hari sekali masa panen. Pungkasnya.

Sekretaris HKTI Kabupaten Padang Lawas Gontar Halomoan Harahap ST ketika dijumpai Awak Media ini menjelaskan bahwa mereka sangat mengapresiasi Petani Jamur ini, tentu dalam budidaya pertanian yang mereka perbuat sebagai bentuk kepedulian terhadap kekuatan pangan di Kabupaten Padang Lawas terlebih Kecamatan Aek Nabara Barumun sebagai wilayah yang potensial perlu inovasi, karena lahan di daerah ini lebih mendominasi tanaman sawit “paparnya.

Hal yang sama, Ketua HKTI Palas Leo Hasibuan menambahkan “Saya Harap kedepannya Dinas Pertanian khususnya yang membidangi Tanaman Palawija dan Holtikultura dan juga Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Padang Lawas lebih memperhatikan potensi yang ada di daerah ini untuk di kembangkan agar lebih singkron dengan cita cita Pemkab Padang Lawas bercahaya.”

Tentu hal ini tak luput dari perhatian Pemerintahan Desa setempat baik Kecamatan agar lebih memperhatikan dan menumbuh kembangkan potensi Desa tersebut sebagi pendorong masyarakat kecil khusunya petani dalam berkarya, karena mereka ingin kehidupan mereka lebih baik dan daerah akan lebih maju dengan meningkatnya pendapatan per kapita warga.” Ungkap Leo.(Bonardon)

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi – Maruf Amin, Wajah Baru Indonesia, Wajah Rakyat Bahagia

Ming, 18 Okt 2020 01:59:45am

JAKARTA ,- Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, menyampaikan keterangan pers dalam Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi – Maruf Amin. Sabtu...

TAMPILNYA GIBRAN Demi Memakmurkan Rakyat Bukan Untuk Diri Sendiri

Sab, 17 Okt 2020 09:07:32pm

SOLO,-Tercatat dalam sejarah bahwa Nusantara sejak zaman kerajaan Sriwijaya sudah disegani banyak kerajaan di dunia karena kemampuannya mengelola...

Peringati Wisuda Putra Sulung Husin Muchtar Pimpinan PT. MWM Adakan Syukuran

Sab, 17 Okt 2020 08:56:10pm

  Lampung Tengah - Husin Muchtar Pimpinan PT. Media Winata Mandiri (MWM) mengadakan syukuran kepada warga disekitar perumahannya bertempatan...

Rumah Frans Sae di Besipae Terbakar, Istri dan Anak Tinggal Pakayan Dibadan

Sab, 17 Okt 2020 08:47:53pm

  Kupang (NTT) - Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, nasib 37 kepala keluarga warga Besipae yang rumahnya dibongkar oleh Pemda Propinsi NTT pada...

Petani Pertama di Palas, Budidayakan Jamur Tiram Kini Mulai Menuai Hasil

Sab, 17 Okt 2020 01:42:32pm

Sabtu, 17 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Petani yang pertama membudidayakan Jamur Tiram asal Desa Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

Sab, 17 Okt 2020 05:14:57am

Sumber Berita Istana |Penulis Megy |Editor :Umy Sabtu 17/10/2020 Sound Syestem...

Jelang Pilkada Sragen, Bijaklah Bersosial Media

Sab, 17 Okt 2020 05:07:39am

Sumber Berita Istana : Penulis : Adiat Santoso / Editor : Umy Sabtu 17 /10/20 ...

Surat Edaran Stikering Plt Gubernur Aceh Dicabut Ada Apa

Jum, 16 Okt 2020 04:59:57pm

  Banda Aceh -- Masih belum hilang diingatan masyarakat Aceh program stickering BBM subsidi dengan menempelkan stiker yang bertuliskan...

Kunjungan Audensi DPD KNPI Diterima Kapolres Padang Lawas

Jum, 16 Okt 2020 04:52:43pm

  Jum'at, 16 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas, Kapolres AKBP Jarot YA.SIK di dampingi Wakapolres Kompol JW. Sijabat terima kunjungan...

Kiat Pembentukan Dan Penyuluhan Koperasi Serta UMKM Di Gelar Oleh PDIP Aceh

Jum, 16 Okt 2020 09:04:59am

  Banda Aceh -- PDI Perjuangan Aceh Menggelar Pembentukan Dan Penyuluhan Koperasi Dan UMKM yang di dampingi oleh Dinas Koperasi dan UKM Aceh...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas