Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya
IMG_20200930_163417

Rabu 30 September 2020 Oleh Tim Berita Istana 

SALATIGA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngronggo, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah dari semula menggunakan sistem penimbunan sampah terbuka (open dumping) menjadi sistem sanitary landfill. Pengerjaan TPA dengan sistem sanitary landfill ini akan meminimalisir dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara sehingga lebih ramah lingkungan.

Dari pantuan awak media beritaistana.id pengerjaan Pembangunan zona sanitary landfill baru TPA Ngronggo tersebut tidak sesuai penandatanganan kontrak kerja, di lokasi terdapat hanya memindah sampah dari depan kebelakang dan hanya membuat bronjong talud. Pasalnya proyek tersebut sudah dilaksanakan satu bulan sebelum penetapan pemenang lelang yang terdaftar di LPSE Kota Salatiga pada tanggal 4 september 2020 dan penandatanganan kontrak pada tanggal 18 september 2020. Kalau mulai kerja sebelum ada kontrak / surat perintah kerja (SPK), itu ada indikasi persekongkolan. Karena proses lelang belum selesai sudah tau pemenangnya atau bahkan sudah berani bekerja.

Pembangunan zona sanitary landfill baru TPA Ngronggo dengan anggaran Rp 7.191.242.323.35. yang dikerjakan oleh PT- BUMI MAS PERDANA alamat: jln pahlawan no. 1 parakan temanggung jawa tengah, TPA ini memiliki kapasitas kurang lebih lima hektar untuk melayani sampah rumah tangga penduduk Kota Salatiga sebanyak 195.010 jiwa atau setara dengan 80 ton per hari itu sudah dalam pengondisian lelang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kuat dugaan proyek tersebut sudah ada kong kalikong untuk meloloskan salah satu kandidat yang di inginkan untuk pekerjaan tersebut. (30/9/20).

Sementara Ika Petra Buana, Staf DLH Kota Salatiga saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp +62 812-1506-*** iya menjelaskan, Informasi dan pemberitaan diatas tidak benar dan tidak berdasar, berdasarkan data dari aplikasi SPSE Kota Salatiga proses pelelangan kegiatan diatas dimulai tanggal 24 Agustus 2020 dan berita acara hasil pelelangan terbit tanggal 3 September 2020 sedangkan penetapan pemenang bertanggal 4 September 2020 dilanjut pengumuman pemenang bertanggal 7 September 2020, jadi tidak benar jika pekerjaan dimulai sebelum ada pemenang tender dan jika pemberitaan diatas dilakukan pada tanggal-tanggal yang kami sebut diatas atau beberapa hari setelahnya maka kami yakin tidak akan ada bukti dokumentasi seperti yang ditampilkan pada pemberitaan tersebut diatas.

Lebih lanjut Ika Petra menjelaskan surat pernyataan bermeterai yang menyatakan jika terjadi putus kontrak atau pekerjaan tidak selesai karena kesalahan penyedia maka mereka siap dikenakan denda putus kontrak sebesar 10 persen diluar denda keterlambatan dan retensi, berlaku hanya bila terjadi putus kontrak atas kesalahan penyedia, hal ini semata agar negara tidak terlalu dirugikan bila terjadi putus kontrak atau pekerjaan tidak selesai dan supaya penyedia benar benar fokus dan berkomitmen terhadap penyelesaian pekerjaan tersebut sesuai kontrak dan apabila terjadi keterlambatan pekerjaan sangsinya denda keterlambatan sebesar sepermil dari nilai kontrak sehari sampai dengan 50 hari atau denda keterlambatan maksimal 5 persen, tuturnya.30/9/20.

Sementara salah satu aktivis jateng Warsito Nusantara Pamungkas (38) saat dikonfirmasi awak media berita istana melalui nomor telepon iya menegaskan. Pembuatan syarat-syarat pelelangan yang jauh dari prinsip pengadaan barang atau jasa sesuai Perpres Nomor 16 tahun 2018 pasal 44 yaitu efisien, efektif, transparan,terbuka, bersaing adil dan akuntabel. Kami menduga dan meyakini bahwa pembuatan kerangka acuan kerja (KAK) dan dokumen pengadaan barang dan jasa ini sudah dilandasi adanya kepentingan pihak tertentu untuk memenangkan badan usaha tertentu.

Bisa terlihat dari PPK ataupun Pokja yang sudah tahu tentang isi dari perusahaan yang akan di menangkan. Maksud dari pemerintah ini untuk meminimalisir persekongkolan yang timbul dan untuk menjaga prinsip pengadaan barang atau jasa sesuai Perpres Nomor 16 tahun 2018 pasal 44 yaitu efisien efektif transparan terbuka bersaing adil dan akuntabel berjalan sesuai pada jalurnya, maka kami tidak segan segan untuk melaporkan kepada penegak hukum.

Kami sudah cek kelokasi proyek beberapa kali namun fakta dilapangan hasil pekerjaan yang terjadi secara visual dapat meyakinkan jika proyek ini juga gagal sehingga dugaan korupsi yang merugikan negara dalam jumlah besar semakin kuat dan valid. “Kami mendapatkan data pada proyek tersebut. Namun yang kami lihat fakta dilapangan hasil pekerjaan secara visual dapat meyakinkan jika proyek ini gagal sehingga kami yakin dugaan korupsi yang merugikan negara dalam jumlah besar semakin kuat dan valid.” (tegasnya)

Editor : Umy

Bersambung…!!!

Share this :

Baja Juga

News Feed

Bertolak ke Banten, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Sindang Heula

Kam, 4 Mar 2021 01:17:58pm

BANTEN,-Bertolak ke Banten, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Sindang Heular PresidenJoko Widodo bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka...

PPKPI Gelar Pelatihan Teknisi Jaringan Komputer

Kam, 4 Mar 2021 12:31:57am

Jakarta- PPKPI bersama salah satu perusahaan telekomunikasi, PT Indonesia Comnet Plus (Icon Plus) menggelar pelatihan teknisi jaringan komputer muda...

Tinjau Lahan Pembangunan Masjid Agung Solo Walikota Gibran Cek Persiapan Peletakan Batu Pertama

Rab, 3 Mar 2021 08:24:38pm

SURAKARTA - Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Rabu (3/1/2021) meninjau Lahan seluas 2,9 hektar di tanah bekas depo Pertamina yang dihibahkan...

Presiden: Pencegahan dan Mitigasi Kunci Utama Kurangi Risiko Bencana

Rab, 3 Mar 2021 07:26:30pm

JAKARTA,-Presiden: Pencegahan dan Mitigasi Kunci Utama Kurangi Risiko Bencanan Indonesiamerupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana dan...

Walikota Surakarta Lepas dan Sambut Komandan Korem 074/Warastratama

Rab, 3 Mar 2021 04:44:32pm

SOLO,- Walikota dan Wakil Walikota Surakarta menghadiri lepas sambut Komandan Korem 074/Warastratama dari Kolonel Infantri Rano Tilaar kepada Kolonel...

TNI AD Laksanakan Vaksinasi Serentak

Rab, 3 Mar 2021 07:15:57am

JAKARTA,– Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin kegiatan vaksinasi serentak bagi seluruh Prajurit TNI Angkatan...

Lanjut Tinjau Vaksinasi di RSUD Bung Karno, Gibran Tekankan Vaksin Aman: ‘Mini ICU Sejauh Ini Tak Pernah Dipakai

Sen, 1 Mar 2021 02:24:45pm

SOLO,-Lanjut Tinjau Vaksinasi di RSUD Bung Karno, Gibran Tekankan Vaksin Aman: 'Mini ICU Sejauh Ini Tak Pernah Dipakaio lokasipeninjauan vaksinasi...

Resmikan KRL Yogyakarta-Solo, Presiden: Ini Transportasi Massal Ramah Lingkungan

Sen, 1 Mar 2021 02:17:55pm

JOGYAKARTA,-Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Yogyakarta-Solo pada Senin, 1 Maret 2021. Acara peresmian...

Masjid Istiqlal Jakarta Selenggarakan Webinar Nasional dan Peluncuran IDMC

Ming, 28 Feb 2021 06:52:05am

Jakarta – Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) mengadakan Webinar Nasional bertema “Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masjid/Rumah Ibadah”...

Gibran-Teguh Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Pedagang Pasar Gede Siap Lepas dari Wabah

Sab, 27 Feb 2021 12:05:22pm

SOLO,-Gibran Rakabuming Raka bersama Teguh Prakosa meninjau pelaksanaan vaksin bagi para pedagang di Pasar Gede Solo, Sabtu (27/2/2021) pagi. Sehari...

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

WhatsApp
Hello, we are here for any question, feel free to talk with us
×
Translate »
error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas